Evaluation of the Prevention of Goods Smuggling in the Batam Border Area with a Security Theory Approach

Authors

  • Rachmatsah Adi Putera Universitas Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.55927/fjmr.v4i6.266

Keywords:

Smuggling, Threats, Vulnerabilities and National Borders

Abstract

The borders of a country are areas that are vulnerable to transnational crimes such as smuggling. This threat is vulnerable to occur in the region as the borders have certain characteristics that pose a challenge to efforts to maintain internal security. Hence, this study aims at describing the single-window law enforcement as an alternative solution for the increasing rate of smuggling nowadays. This challenge becomes even greater when a country has an area with an extraordinarily wide landscape and coastline like in Indonesia. The method that has been used in the study is the qualitative method with library study as the data gathering instrument. Indonesia is one of the countries that has handled transnational crime cases in the form of smuggling with several complex challenges. One of these challenges is the region's borders with long landscapes and coastlines, creating several security gaps. This is well illustrated in the case of smuggling in the City of Batam. Therefore, in this study, the focus of the problems raised are: (1) how to analyze the threat of transnational crime in the City of Batam; and (2) how to detect stakeholders in the field of territorial security related to the smuggling of goods in the City of Batam.

References

Aguilera, R., & Cuervo-Cazurra, A. (2004). Codes of Good Governance Worldwide: What is the Trigger? Organization Studies, 417-446.

Antara News. (2025, Januari 7). Penggagalan Penyelundupan di Perairan Indonesia 2024. From Antara News: https://www.antaranews.com/infografik/4567618/penggagalan-penyelundupan-di-perairan-indonesia-2024

Arpandi. (2024, Desember 24). Penyelundupan Barang Ilegal di Batam pada 2024 Naik Dibanding 2023. From CNN Indonesia: https://www.cnnindonesia.com/nasional/20241220095235-12-1179345/penyelundupan-barang-ilegal-di-batam-pada-2024-naik-dibanding-2023

Aswindo, M., Hanita, M., & Simon, A. (2021). Kerentanan Dan Ketahanan Pekerja Migran Indonesia Di Malaysia Pada Masa Pandemic COVID-19. Jurnal Kajian Lemhannas RI, 442-452.

Ayu, V. K., Yunanda, W. W., & Nulhakim, F. (2022). Strategi Meningkatkan Sistem Keamanan di Daerah Perbatasan dengan Jaringan Logistik yang Terintegrasi. Jurnal Kewarganegaraan, 1219-1233.

Blanchard, J. M. (2005). Linking Border Disputes and War: An Institutional-Statist Theory. Geopolitics, 688–711.

Carroll, J. (1996). Computer Security. Amsterdam: Elsevier Science.

CNN Indonesia. (2024, Desember 24). Penyelundupan Barang Ilegal di Batam pada 2024 Naik Dibanding 2023. From CNN Indonesia: https://www.cnnindonesia.com/nasional/20241220095235-12-1179345/penyelundupan-barang-ilegal-di-batam-pada-2024-naik-dibanding-2023

Elyta. (2021). Isu Perbatasan dan Politik Kesejahteraan: Kebijakan Pembangunan Terminal Barang Internasional Entikong. Politika: Jurnal Ilmu Politik, 252-271.

Fitrianna, W., & Senjaya, O. (2024). Kejahatan Penyalahgunaan Narkotika Jenis Sabu: Perspektif Kriminologi. JIHHP: Jurnal Ilmu Hukum, Humaniora, dan Politik, 283-288.

Gabriella, S. (2019). Kerja Sama Indonesia-Interpol Dalam Menangani Isu Penyelundupan Narkoba Di Wilayah Perbatasan Indonesia. Intermestic: Journal Of International Studies, 147-172.

Hutauruk, R. H., & Susanto, D. (2019). Efektifitas Undang-Undang Kepabeanan terhadap Penanggulangan Penyelndupan Sembako Di Kota Batam. Journal Of Law and Police Transformation.

Julianty, E., Ali, D., & Mujibussalim. (2014). Kebijakan Kriminal Dalam Penanggulangan Penyelundupan Manusia Di Indonesia. Jurnal Ilmu Hukum Pascasarjana Universitas Syiah Kuala, 41-50.

Kementerian Pertahanan. (2011, September 1). Konsep Penetapan Batas Maritim Indonesia - Palau. Jakarta, DKI Jakarta, Indonesia.

Khemili, H., & Belloumi, M. (2018). Social Security and Fighting Poverty in Tunisia. economies, 1-17.

Klein, N. (2011). Maritime Security and The Law of The Sea. Oxford: Oxford University Press.

Lubis, R. S. (2024, Desember 19). Sepanjang 2024, Jumlah Kasus Penyelundupan di Batam Meningkat 6,12%. From Bisnis.com: https://sumatra.bisnis.com/read/20241219/534/1825649/sepanjang-2024-jumlah-kasus-penyelundupan-di-batam-meningkat-612

Martinez, O. (1994). Border People: Life and Society in the U.S. – Mexico Borderlands. Tucson: The University of Arizona.

Mirza, & Almubaroq, H. (2022). Pola Keamanan Operasi Laut di Perairan Kepulauan Indonesia. JIP: Jurnal Inovasi Penelitian, 3985-3994.

Niko, N., & Purnama, D. T. (2020). Fenomena Drugs Trafficking Di Wilayah Perbatasan Jagoi Babang Indonesia-Malaysia, Kalimantan Barat. Jurnal Sosiologi Nusantara, 1-12.

Nurgiansah, T., & Rachman, F. (2022). Nasionalisme Warga Muda di Era Globalisasi. Jurnal Kewarganegaraan, 66-75.

Nurhidayat, I. (2023). Prinsip-Prinsip Good Governance di Indonesia. Journal E-Gov Wiyata: Education and Government, 40-52.

Perwita, B. A., & Yani, Y. (2014). Pengantar Ilmu Hubungan Internasional. Bandung: PT. Remaja Rosdakarya.

Prasetyo, D. P., Widowaty, Y., & Farid, A. (2023). Penyelundupan Narkotika Nontraditional Syndicated di Asia Tenggara dan Oceania. RechtIdee, 1-31.

Pristiwanto, S., Sumolang, S., Triwibowo, A., & Ulaen, A. (2013). Legal di Marore, Ilegal di Tahuna: Kajian Atas Peredaran Barang di Wilayah Lintas Batas di Kabupaten Kepulauan Sangihe. Yogyakarta: Kepel Press.

Prunckun, H. (2015). Handbook of Scientific Methods of Inquiry for Intelligence Analysis. Maryland: Scarecrow Press.

Ramadhani, S., Haryadi, F., & Apsari, N. (2023). Peran International Organization for Migration dalam Menangani Perdagangan Manusia di Indonesia. Jurnal Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat, 27-34.

Roshel, T., & Elvardi, J. (2022, Februari 19). Penyelundupan Senjata Api Oleh Jaringan Filipina ke Wilayah Papua Sebagai Kejahatan Terorganisasi Transnasional Ditinjau Dari Hukum Internasional. Padang, Sumatra Barat, Indonesia.

Rusmiyati, Faridah, M., Alma'arif, & Nooraini, A. (2022). Manajemen Perbatasan. Bandung: Cendekia Press.

Sedarmayanti. (2012). Good Governance Kepemerintahan Yang Baik Bagian Kedua Edisi Revisi: Membangun Sistem Manajemen Kinerja Guna Meningkatkan Produktivitas Menuju Good Governance. Bandung: Mandar Maju.

Sudirman, A., Djuyandi, Y., & Rebecca, C. (2022). Kerjasama Maritim Indonesia-Australia dalam Menanggulangi Ancaman Penyelundupan Manusia. Jurnal Wacana Politik, 129-138.

Syahrial, M., & Susiatiningsih, H. (2018). Peran Direktorat Jenderal Bea dan Cukai dalam Mencegah Penyelundupan Sabu Lintas Negara di Pos Lintas Batas Negara di Kecamatan Entikong, Kabupaten Sanggau, Provinsi Kalimantan Barat. Journal of International Relations, 489-498.

Tavipiyono, A. (2016). Perbatasan RI-Malaysia: Pembangunan Kawasan Perbatasan. Pontianak: Kedeputian Bidang Dukungan Kebijakan Pemerintahan Sekretariat Wakil Presiden.

Virgaus, A. (2020). Peran Intelijen TNI AL dalam Pemberantasan Tindak Pidana di Laut. Jurnal Ilmiah Galuh Justisi, 1-15.

Wahyuni, Y. S. (2021). Keamanan Individu (Personal Security) dan Qanun Hukum Keluarga: Tinjauan Konsep Keamanan Manusia (Human Security). El-Usrah: Jurnal Hukum Keluarga, 76-89.

Widayatun. (2008). Trafficking di Wilayah Perbatasan. Jurnal Masyarakat & Budaya.

Zaenuddin, M., Istardi, D., & Ansori, M. (2017). Maraknya Praktek Transaksi Ilegal di Kawasan Free Trade Zone Batam. Politeknik Negeri Batam, 1-15.

Downloads

Published

2025-06-30

Issue

Section

Articles