Implementation of Public Transport Pool Zoning Determination in Medan City
DOI:
https://doi.org/10.55927/fjmr.v4i4.138Keywords:
Implementation, Public Transportation, ZoningAbstract
The public transportation pool, various types of public vehicles usually have predetermined routes and destinations. They operate on a schedule according to the predetermined departure schedule. The transportation pool is basically used to facilitate the mobility of its users, but the transportation pool is not a place to pick up and drop off passengers. The phenomenon that occurred in the city of Medan today, especially on Jalan Sisingamangaraja, found that there were still public transportation pools that carried out activities to pick up and drop off passengers or not in the terminal, and often used the shoulder of the road to stop, causing congestion. This study aims to analyze how the implementation of the determination of public transportation pool zoning in the city of Medan and analyze what factors inhibit the implementation of the program. In its implementation, this study uses a qualitative method. The results of this study indicate that the implementation of the determination of public transportation pool zoning in the city of Medan is still not going well. Based on the results of the study, the inhibiting factor in the process of implementing the determination of public transportation pool zoning is at the point of communication, where at that point an imbalance was found in the regulations so that this is the inhibiting factor in the arrangement of public transportation pool zoning in the city of Medan.
References
Agustino, L. (2008). Dasar-Dasar Kebijakan Publik. Bandung: Alfabeta.
Ariska, R. (2022). Evaluasi Kinerja Pelayanan Angkutan Pedesaan Kabupaten Lampung Tengah. Jurnal Politeknik Transportasi Darat Indonesia - STTD.
Arista, E. Y. (2013). Evaluasi Kebijakan Penyelenggaraan Angkutan Orang Di Jalan Dengan Kendaraan Umum (Studi Evaluasi Perwali No. 26 Tahun 2009 Bab Vi (9) Tentang Pembatasan Umur Kendaraan Umum Di Surabaya. Jurnal Universitas Jember.
Bowersox, D. (2010). Supply Chain Logistics Management. Michigan: McGraw-Hill International Edition.
Dunn, W. N. (2016). Pengantar Analisis Kebijakan Publik, cetakan kelima. Yogyakarta: Gajah Mada Universitas Press.
Easton, D. (1969). The Political System: An Inquiry into the State of Political science. New York: Knoff.
Fredrich, C. J. (1963). Man and His Government. New York: McGraw-Hill.
Gibson, J. L. (2001). Organisasi terjemahan Agus Dharma. Jakarta: Erlangga.
Handayani, S. (2021). Implementasi Kebijakan Angkutan Umum Di Dki Jakarta. Jurnal Poltrada.
Karetji, Y. N. (2017). Kebijakan Operasional Bus Angkutan Umum Trans Jogja sebagai Alternatif Mengurangi Kemacetan Arus Lalu Lintas di Kota Yogyakarta dan Sekitarnya. Jurnal Ilmu Sosial.
Kubontubuh, E. D. (2023). Evaluasi Kebijakan Pelaksanaan Road Map Penataan Angkutan Umum Di Denpasar, Badung, Gianyar Dan Tabanan (Studi Kasus Angkutan Umum Trans Sarbagita). Jurnal Iasssf.
Mawardi, H. D. (2010). Evaluasi Kebijakan Penyelenggaraan Angkutan Umum di Kabupaten Sintang. Jurnal Universitas Terbuka.
Morlok, E. K. (1978). Pengantar Teknik dan Perencanaan trasnportasi. Pennsyvalnia: University of Pennsyvania press.
Mutohar, I. (2017). Evaluasi Penyelenggaraan Angkutan Umum Di Kabupaten Gunungkidul. Jurnal Universitas Gadjah Mada.
Nainggolan, R. D. (2012). Evaluasi Kebijakan Sistem Angkutan Umum Massal. E Jurnal Unri.
Notoadmojo, S. (2018). Metodologi Penelitian Kesehatan. Jakarta: Rineka Cipta.
Peters, B. G. (2002). American Public Policy. New York: Franklin Watts.
Priatama, R. F., & Subowo, A. (2020). Evaluasi Pelaksanaan Kebijakan Bus Rapid Transit (Brt) Trans Semarang Rute Koridor Vi Jurusan “Undip-Unnes . E Journal Undip.
Puspitasari, R. (2016). Evaluasi Kebijakan Penyelenggaraan Angkutan Umum di Kota Surabaya. Journal UPN Jatim.
Putri, H. A. (2013). Evaluasi Kebijakan Peremajaan Angkutan Kota Dalam Upaya Peningkatan Pelayanan Publik (Studi Pada Dinas Perhubungan Kota Malang). Jurnal Administrasi Publik Mahasiswa Universitas Brawijaya.
Salim, A. (2000). Manajemen Trasnportasi Cetakan pertama edisi Kedua. Jakarta: Ghalia Indonesia.
Siregar, S. R. (2017). Implementasi Kebijakan Transportasi Publik Dalam Mengatasi Kemacetan Dan Kepadatan Lalu Lintas Di Medan . Jurnal Institut Transportasi dan Logistik Trisakti .
Steers, M. R. (1985). Efektivitas Organisasi. Jakarta: Erlangga.
Stewart, J., & Lester, J. (2000). ublic Policy An Evolutionary Approach. Wadsworth: Stamford press.
Sugiyono. (2013). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.
Syafira, A. (2022). Peran Dinas Perhubungan Kota Medan Dalam Pengawasan Transportasi Umum Rute Marelan-Amplas (Studidi Dinas Perhubungan Di Kota Medan). Garuda jurnal digital.
Tamin, O. (2008). Perencanaan, Pemodelan, dan Rekayasa Transportasi. Bandung: Penerbit ITB.
Tyler, R. W. (2013). Basic Principles Of Curriculum And Instruction,. Chicago: The University of Chicago Press.
Warpani, S. (2002). Pengelolaan Lalu Lintas dan Angkutan Jalan. Bandung: Penerbit ITB.
Zulfikar, W. (2022). Evaluasi Kebijakan Tentang Penyelenggaraan Perhubungan Pada Pelayanan Angkutan Umum Penumpang Di Kota Cimahi. Jurnal UTB.
Zulkifli, R. (2019). Evaluasi Kebijakan Tentang Penyelenggaraan Angkutan Orang Dengan Kendaraan Bermotor Umum Tidak Dalam Trayek. Jurnal Uin Sunan Gunung Djati.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Ardhani Syahputra, Subhilhar Subhilhar, Heri Kusmanto

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.





























