Self-Esteem to Determine the Amount of Dowry Based on Education Level in East Lombok, West Nusa Tenggara
DOI:
https://doi.org/10.55927/fjmr.v4i3.107Keywords:
Dowry, Education, MarriageAbstract
This study aims to analyze the influence of education level on the determination of the amount of handover in the marriage tradition in East Lombok Regency, West Nusa Tenggara. The research method used is a qualitative approach with ethnography, which allows researchers to understand culture and social practices in depth. Informants in this study consisted of parents who had married off their children, individuals who had performed weddings and were about to get married, as well as 47 students from East Lombok and had taken formal education. Data collection techniques were carried out by interview and documentation, which provided relevant information regarding handover. The results showed that the level of education affects the expectation of the size of the handover, where higher education is interpreted as an indicator of self-esteem and social status.
References
Abdussamad, H. Z., & Sik, M. S. (2021). Metode Penelitian Kualitatif. Cv. Syakir Media Press.
Andani, N. (2017). Akuntansi Pernikahan Muslim Bali (Studi Etnografi Di Kampung Lebah). Jurnal Ilmiah Mahasiswa Feb, 5(2).
Denada, V. S., Fikri, A., & Sokarina, A. (2022). Makna Investasi Pada Anak Dalam Mitos “Banyak Anak Banyak Rezeki”: Studi Fenomenologi. Jurnal Ilmiah Akuntansi Peradaban, 8(1), 84–99.
Fitriani, D. N. (2016). Perkawinan Adat Kampung Naga (Pendekatan Etnografi Pada Masyarakat Desa Neglasari Kecamatan Salawu Kabupaten Tasikmalaya).
Hartini, D., Ilhami, N., & Taufiqurohman, T. (2022). Membincang Akulturasi Pernikahan: Makna Tradisi Mapacci Pada Pernikahan Adat Suku Bugis Makasar. Tasyri’: Journal Of Islamic Law, 1(1), 1–24.
Hartoko, M. S. (2017). Aset Tetap. Jurnal Akuntansi, Ekonomi Dan Manajemen Bisnis, 5(1), 121–128.
Haryati, T., & Hidayat, A. G. (2019). Makna Sumbang (Mbolo Weki) Pada Acara Pernikahan Masa Kini (Studi Kasus) Di Desa Monggo Kecamatan Madapangga Kabupaten Bima. Seminar Nasional Taman Siswa Bima, 1(1), 397–404.
Hasibuan, E. J., & Muda, I. (2017). Komunikasi Antar Budaya Pada Etnis Gayo Dengan Etnis Jawa. Jurnal Simbolika Research And Learning In Communication Study, 3(2), 106–113.
Heryawan, M. R., & Septyan, K. (2023). Makna Aset Yang Melekat Pada Anak Dalam Perspektif Akuntan Pendidik. Jurnal Bisnis Dan Akuntansi, 25(1), 119–130.
Hotimah, H., Baihaki, A., & Zakhra, A. (2023). Study Etnografi Pembayaran Ompangan Hajatan Pernikahan Di Desa Batukerbuy Pamekasan. Journal Of Accounting And Financial Issue (Jafis), 4(1), 1–17.
Istiqomah, L., Rahmawati, R., Septia, R., & Maimuna, M. (2023). Tradisi Cecce’an Dan Polean Dengan Prinsip Ka’buka’an Dalam Pernikahan Perspektif Akuntansi: Studi Etnografi Masyarakat Situbondo. Jurnal Akuntansi Terapan Dan Bisnis, 3(2), 101–109.
Junaidi, M., & Syahida, N. P. (2019). Fenomena Pernikahan Dini Di Desa Loloan Kecamatan Bayan Kabupaten Lombok Utara. Jiap (Jurnal Ilmu Administrasi Publik), 7(1), 34–43.
Kamayanti, A. (2021). Metodologi Penelitian Kualitatif Akuntansi: Pengantar Religiositas Keilmuan (A. D. Mulawarman, Ed.; Vol. 2). Penerbit Peneleh.
Karini, R. S. R. A., Pamungkas, E. W., Se, M. A., Bakri, A. A., Se, M. M., Putri, I. K., Se, M. A., Putri, R. D., Triana Meinarsih, S. E., & Rokhlinasari, S. (2024). Akuntansi Biaya. Cendikia Mulia Mandiri.
Mudrika, A. D., Astari, N., & Siregar, Y. D. (2023a). Pernikahan Dalam Adat Gayo: Tradisi Dan Kebudayaan. Hijaz: Jurnal Ilmu-Ilmu Keislaman, 3(2), 50–56.
Mudrika, A. D., Astari, N., & Siregar, Y. D. (2023b). Pernikahan Dalam Adat Gayo: Tradisi Dan Kebudayaan. Hijaz: Jurnal Ilmu-Ilmu Keislaman, 3(2), 50–56.
Nugroho, A. T. (2019). Seserahan Dalam Perkawinan Masyarakat Adat Lampung. Sabda: Jurnal Kajian Kebudayaan, 14(1), 31–41.
Nurhadi, Z. F., Salamah, U., & Vidiyanti, T. (2018). Etnografi Komunikasi Tradisi Siraman Pada Prosesi Pernikahan Adat Sunda. Jurnal Penelitian Komunikasi, 21(2).
Nuriman, L. (2018). Penetapan Uang Seserahan Nikah Pada Masyarakat Keluarang Sawangan Kota Depok Menurut Hukum Islam.
Prakoso, J. M., Wening, S. R. I., & Kristriyanto, K. (2023). Kriteria Pemilihan Pasangan Hidup Dalam Pembentukan Keluarga Harmonis. Knowledge: Jurnal Inovasi Hasil Penelitian Dan Pengembangan, 3(3), 301–306.
Rahmatika, K. (2020). Pernikahan Dalam Islam (Keharmonisan Cinta Dalam Sebuah Ikatan Pernikahan). Jurnal Academia.
Rahmawati, S. (2019a). Prosesi Adat Losa Pada Masyarakat Kelurahan Lakudo Kecamatan Lakudo. Jurnal Pendidikan Sejarah, 118–127.
Rahmawati, S. (2019b). Prosesi Adat Losa Pada Masyarakat Kelurahan Lakudo Kecamatan Lakudo. Jurnal Pendidikan Sejarah, 118–127.
Setyawati, M. I., & Masrukhan, M. (2024). Perlakuan Akuntansi Goodwill Dalam Penggabungan Usaha: Tinjauan Teoritis Dan Implementasi Di Indonesia. Musytari: Neraca Manajemen, Akuntansi, Dan Ekonomi, 10(2), 31–40.
Sidabutar, F. M., Firmansyah, A., Chalimi, I. R., & Putri, A. E. (2023). Analisis Tradisi Pernikahan Suku Batak Toba Di Tanah Perantauan Kecamatan Ngabang Kabupaten Landak. Jurnal Penelitian Pendidikan Sejarah Uho, 8(2), 74–80.
Sugitanata, A. (2020). Larangan Adat Nyongkolan Dalam Perkawinan Masyarakat Sasak Lendang Beso Pada Masa Pandemi Covid-19. Al-Ahwal: Jurnal Hukum Keluarga Islam, 13(1), 68–78.
Sugitanata, A., Karimullah, S. S., & Sunardi, H. (2023). Hukum Perkawinan Di Masyarakat Sasak Lombok Nusa Tenggara Barat (Analisis Produk Hukum Perkawinan Masyarakat Sasak Lombok Nusa Tenggara Barat). The Indonesian Journal Of Islamic Law And Civil Law, 4(1), 19–39.
Syakhrani, A. W., & Kamil, M. L. (2022). Budaya Dan Kebudayaan: Tinjauan Dari Berbagai Pakar, Wujud-Wujud Kebudayaan, 7 Unsur Kebudayaan Yang Bersifat Universal. Cross-Border, 5(1), 782–791.
Syarifudin, S., Qalyubi, M. M., & Hasanudin, I. (2019). Tinjauan Hukum Islam Terhadap Prosesi Seserahan Dalam Pernikahan Adat Betawi. Mozaic: Islam Nusantara, 5(2), 103–130.
Wijaya, H. (2018). Analisis Data Kualitatif Model Spradley (Etnografi). Sekolah Tinggi Theologia Jaffray, 3(1), 1–10.
Windiani, W., & Rahmawati, F. N. (2016). Menggunakan Metode Etnografi Dalam Penelitian Sosial. Dimensi-Journal Of Sociology, 9(2).
Yarham, M. (2023). Tradisi Adat Jawa Dalam Pelaksanaan Pernikahan Perspektif Hukum Islam. Al Maqashidi: Jurnal Hukum Islam Nusantara, 6(2), 58–73.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Haifa Paradisa, M. Ali Fikri

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.





























